![]() |
Liang Sheng Yueh dalam perawatan. (Foto:REUTERS/Navesh Chitrakar) |
Diberitakan Reuters, jasad Liu Chen-chun, 19, ditemukan di kaki gunung Ganesh Himal, bagian baratlaut Nepal, bagian dari pegunungan Himalaya. Sementara kekasihnya, Liang Sheng-yueh, 21, ditemukan masih hidup, namun dalam keadaan yang sangat buruk dan langsung dilarikan ke rumah sakit di Kathmandu.
"Dia tertidur saat kami temukan. Dia bangun ketika mendengar kami datang. Kami terkejut menemukan dia masih hidup. Dia mengatakan, kekasihnya meninggal tiga hari sebelumnya," kata seorang tim penyelamat.
![]() |
Puncak tertinggi di dunia. Gunung Everest. (Foto:Tim Chong/Reuters) |
Namun langkah mereka terhenti setelah aliran sungai berujung di air terjun. Mereka juga tidak bisa kembali mendaki ke atas karena medan yang sulit, akhirnya keduanya terjebak di tempat itu selama 47 hari.
Di hari-hari pertama, mereka bertahan hidup dengan memakan kentang dan mie instan yang mereka bawa. Namun ketika semuanya habis, mereka hanya mengandalkan air untuk mengisi perut.
"Dia mengaku bertahan hidup dengan minum air dan salju, serta sedikit garam yang mereka bawa," kata tim penyelamat kepada Reuters.
![]() |
Map lokasi penyelamatan pendaki Taiwan. (Foto:REUTERS/Navesh Chitrakar) |
Jasad Liu telah dibawa ke rumah sakit Kathmandu untuk menjalani pemeriksaan post-mortem.
Musim semi memang merupakan saat-saat paling ramai di pegunungan Nepal. Setiap tahunnya 150 ribu pendaki mengunjungi Annapurna dan Everest. Bagi Nepal, para pendaki ini adalah sumber devisa yang tidak sedikit nilainya.
Sumber: Kumparan
loading...



