JAWA TIMUR, (Jejakkaumkusam) - Gunung Lawu terletak di perbatasan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dan Magetan, Jawa Timur. Kebakaran di kawasan hutan gunung kelima tertinggi di Pulau Jawa tersebut menelan 7 korban jiwa.
Kebakaran yang terjadi di hutan kawasan Gunung Lawu ternyata menyimpan cerita tersendiri bagi tujuh pendaki asal Karanganyar, Jawa Tengah yang selamat setelah menerobos api saat terjadi kebakaran. Ya, ketujuh pendaki itu ditemukan selamat oleh tim SAR pada Senin, 19 Oktober 2015.
Sekadar kilas balik, kebakaran di kawasan hutan Gunung Lawu menewaskan 7 orang pendaki pada Minggu (18/10/2015) lalu. Sementara 79 pendaki selamat lainnya sudah dievakuasi oleh tim penyelamat gabungan.
“Tujuh pendaki itu, kita selamatkan di daerah pos 2 yang saat itu terbakar,” kata AKBP Johanson Ronald Simamora, Senin sore. Ketujuh pendaki ditemukan dalam kondisi kelelahan setelah turun dari puncak Gunung Lawu.
Tim SAR gabungan langsung mengecek kondisi kesehatan ketujuh pendaki, mengingat mereka ditemukan dalam kondisi kelelahan setelah berjuang keluar dari kebakaran hutan.
Peristiwa Mistis
Humas Perhutani Lawu Dwi Sulistijorini mengatakan, pendaki yang selamat itu berhasil menerobos api yang membakar gunung Lawu setelah mengalami peristiwa ajaib.
“Saat mereka turun dalam kondisi kebakaran, tiba-tiba muncul tujuh ibu-ibu di belakang mereka. Ibu-ibu itu lalu berkata kepada tujuh pendaki, agar mereka mengikuti langkah ibu-ibu itu turun ke bawah,” kata Lis, panggilan akrab Dwi Sulistijorini.
Sebagaimana dikutip Jejakkaumkusam dari VivaNews melanjutkan, saat itu api besar sedang membakar semak-semak di jalur pendakian. Ibu-ibu itu lalu menggandeng satu per satu ketujuh pendaki melewati kobaran api yang kian membara.
“Ibu-ibu itu menggandeng tujuh pendaki di belakangnya menerobos api, seperti tidak ada api yang berkobar. Para pendaki itu tidak terluka sedikit pun,” kata Lis yang bertemu dan mendengar langsung cerita tujuh pendaki itu.
Lebih lanjut Lis bercerita, setelah melewati kobaran api tanpa disadari oleh para pendaki, tujuh ibu-ibu itu menghilang begitu saja. Lalu tujuh pendaki itu akhirnya meneruskan perjalanan turun dan ditemukan oleh tim SAR.
loading...

