-->

Tuesday, 19 July 2016




Jejakkaumkusam, - Empat Srikandi Indonesia yakni Eva Lutvi Atur R. N, Chordya Iswanti, Dita Novita Sari, dan Ria Verentiuli akan mendaki Gunung Stok Kangri 6.153 MDPL, India, pada 4 Agustus mendatang. Mereka ingin membuktikan bahwa perempuan juga sanggup melakukan pendakian di gunung bertipe es.

Pendakian yang diinisiasi oleh mahasiswa pecinta alam Universitas Gadjah Mada tersebut dalam rangka UGM International Expedition (UIE) III dengan tema "Peak of Ancestor". Salah satu atlet pendakian, Eva Lutvi Atur R. N, mengatakan atlet dalam pendakian ini memang sengaja dipilih perempuan semua.

"Pendakian ini untuk membuktikan bahwa perempuan juga bisa melakukan kegiatan alam bebas seperti mendaki gunung es yang umumnya dilakukan para laki-laki," ujar Eva, Senin (18/7).


Gunung Stok Kangri terletak di negara India, tepatnya di daerah Leh, Ladakh. Gunung yang memiliki ketinggian 6.153 MPDL ini merupakan salah satu gunung yang berada di kompleks pegunungan Himalaya.

Dalam pendakian nantinya, Eva dan ketiga temannya akan memilih jalur pendakian dari Spituk. Kemudian tim akan turun gunung melalui jalur yang berbeda yakni lewat jalur Stok.

"Kita akan turun di bandara Delhi terus lanjut ke Ladakh. Jalur yang kami pilih itu dari Spituk terus turun di Stok," ujar Eva.

Eva menjelaskan, timnya memilih jalur Spituk karena jalurnya relatif pendek. Jalur yang tidak terlalu panjang ini bisa memudahkan pendaki dalam proses aklimatisasi atau penyesuaian suhu tubuh.

"Soalnya yang jalur itu (Spituk) enggak terlalu pendek juga nggak terlalu panjang, kalau untuk orang tropis seperti Indonesia itu memudahkan untuk aklimatisasinya," ujarnya.

Eva menjelaskan lebih lanjut, Gunung Stok Kangri yang berada di India juga memiliki hubungan erat Indonesia. Sampai sekarang kebudayaan Indonesia masih beralkulturasi dengan pengaruh kebudayaan Hindu dan Budha kuno yang datang dari India.

"India diketahui sudah memiliki kekerabatan yang dekat dengan Indonesia sejak zaman dahulu yang ikut mempengaruhi agama dan kebudayaan di Indonesia, misalkan saja tokoh dalam wayang. Selain itu India juga negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia," ujar Eva.


Alasan lain bagi Eva dan tiga orang temannya memilih Gunung Stok Kangri karena ketinggian dan tingkat kesulitannya cocok untuk ekspedisi yang dilakukan oleh perempuan. "Tapi kalau ketinggian di atas 6.000 itu udah masuk ketinggian yang ekstrem."

Hal itulah yang membuat Eva dan timnya sedikit grogi di saat-saat mendekati hari keberangkatannya ke India. Tetapi rasa grogi tersebut bisa diatasi dengan latihan rutin yang dijalani tim pendakian sejak bulan puasa lalu.


Halaman selanjutnya:      


Source: Merdeka.com
loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Sponsor Iklan

loading...