-->

Friday, 22 July 2016



Jejakkaumkusam, - Jalur pendakian di Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, diberlakukan buka tutup, setelah hujan yang mengguyur wilayah tersebut membuat gas belerang di kawah Ijen meningkat.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Ijen, Bambang Hery Purwanto mengatakan, hujan lebat di malam hari memicu peningkatan produksi gas belerang. Sehingga, para pendaki diminta berhati-hati karena gas ini berbahaya bagi kesehatan.

“Pemberlakuan buka tutup ini sudah lama dilakukan. Tujuannya, memberikan keamanan bagi pengunjung,” katanya, seperti dikutip dari Balipost.com, Jumat (22/7/2016).

Hery menambahkan, buka tutup jalur pendakian dilakukan hanya ketika cuaca tak bersahabat. Selama ini, jalur pendakian baru dibuka pukul 24.00 WIB dan ditutup kembali mulai pukul 12.00 WIB. Jika aktivitas gas belerang membahayakan, jalur pendakian bisa ditutup total.

Kini, meski jalur pendakian masih dibuka, wisatawan dilarang mendekati kawah hingga radius 1 kilometer (km). Jika para pendaki nekat, dikhawatirkan berdampak pada keamanan.

“Memang ada peningkatan aktivitas gas, tapi tak terlalu tajam. Tapi tetap harus berhati-hati,” ujarnya.

Menurut Hery, peningkatan gas belerang tak diikuti naiknya status Gunung Ijen. Artinya, status gunung berapi ini tetap normal. Menurutnya, hujan memang memicu peningkatan gas belereng di dasar kawah. Sebab, sinar matahari tak sampai menyentuh bagian bawah kawah. Dampaknya, gas belerang di dasar kawah menjadi pekat.


Halaman selanjutnya:      



Source : Okezone.com
loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Sponsor Iklan

loading...