-->

Wednesday, 13 July 2016



Jejakkaumkusam, - Masyarakat Tengger percaya erupsi panjang di Gunung Bromo tidak akan menunda pelaksanaan ritual Kasada yang bertepatan pada 21 Juli 2016. Pada puncak upacara adat Kasada nanti, masyarakat Tengger akan membawa sesaji untuk dilarung ke kawah Gunung Bromo.

Hingga saat ini yang membuat warga Tengger khawatir justru dampak buruk pada tanaman mereka karena terkena abu vulkanik dari Gunung Bromo. Sejak erupsi tiga bulan lalu dan status Gunung Bromo naik menjadi Waspada, masih banyak warga dan pengunjung menapaki tangga menuju kaldera Bromo.

Kepala Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Mujianto, mengatakan, menurut sesepuh Suku Tengger di wilayah Ngadas, penduduk sering naik hingga sekitar kawah untuk mengamati perilaku letusan Bromo. Sejauh ini, kaldera Bromo tak terganggu dengan semburan abu Bromo.


Halaman selanjutnya:      


Source:viva.co.id
loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Sponsor Iklan

loading...