-->

Thursday, 18 August 2016

ilustrasi

Jejakkaumkusam, - Dua orang pendaki tersesat dalam pendakian di lereng Gunung Merapi, sejak Selasa (16/8/2016) malam. Mereka tersesat setelah kabut turun yang membuat keduanya keluar dari jalur pendakian.

Dua pendaki tersebut masing-masing satu laki-laki dan satu perempuan. Pendaki perempuan bernama Dianaaji Trias Hudaya, gadis 19 tahun asal Tegalrejo, Bayat, Klaten, dan dia menuju puncak Merapi bersama ayahnya. Namun, SAR Barameru belum mengonfirmasi identitas tersebut.

“Belum saya cek identitasnya,” kata Pembina SAR Barameru, Samsuri, saat dihubungi Solopos.com (Jejakkaumkusam), Rabu (17/8/2016).

Menurut Samsuri, keduanya hanya tersesat tak jauh dari jalur pendakian resmi. Karena itu, tim SAR bisa melakukan evakuasi dengan cukup mudah. Mereka sampai di basecamp Barameru pada pukul 13.00 WIB. “Kondisinya sehat semua. Mereka sempat nge-camp di tebing di atas sungai. Sekarang mereka sudah di basecampe,” ungkap Samsuri.

Keduanya ditemukan petugas SAR di Pos 02 arah jalur Stabelan. Anggota SAR Barameru, Boyolali, Bakat Setiawan alias Lahar, mengatakan pendaki ditemukan dalam kondisi sehat di Pos 02 arah Jalur Stabelan. Selanjutnya, pendaki tersesat tersebut dibawa turun oleh anggota SAR Barameru sekitar pukul 10.45 WIB.


Halaman Berikutnya:      



Source: Solopos.com
loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Sponsor Iklan

loading...