-->

Monday, 31 October 2016

Dok. Perdik Sulsel

Jejakkaumkusam, - Penyandang cacat yang tergabung dalam Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (Perdik) Sulawesi Selatan (Sulsel) berencana melakukan ekspedisi pendakian di pegunungan tertinggi di Sulsel, Latimojong. Gunung tersebut juga dikenal sebagai gunung terangker di kalangan masyarakat Kabupaten Enrekang, Sulsel.

Rencana pendakian di kawasan gunung favorit di Kabupaten Enrekang, Sulsel tersebut dilakukan dalam rangka memperingati hari difabel internasional (HDI) pada 8 Desember 2016 dengan menggagas tema 'Ekspedisi Difabel Menembus Batas.'

Menurut Direktur Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (Perdik) Sulsel Abdul Rahman, pendakian dilakukan sebagai bentuk pembuktian kepada masyarakat pada umumnya jika difabel mampu melakukan aktivitas layaknya orang biasa.

"Selama ini orang anggap difabel sebagai manusia lemah karena disfungsi tubuhnya. Sehingga dinilai tak bisa menikmati sebuah petualangan alam yang biasanya mengandalkan keutamaan fisik. Orang muda difabel juga dapat dan mampu menikmati petualangan demi petualangan. Itulah yang menjadi spirit ekspedisi ini," kata dia dalam keterangannya, Minggu (30/10/2016).

Ekspedisi itu, lanjut Rahman, bermula pada 29 Oktober hingga 8 Desember 2016. Dalam ekspedisi tersebut para penyandang difabel tak sendirian.

Beberapa sejumlah lembaga ikut meramaikan di antaranya Makassar Rescue (MR), Kelompok Pecinta Alam (KPA) Capung Nusantara, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Forum Pemerhati Lingkungan (FPL) Makassar, BEM STIKS Tamalanrea, Kata Kerja, KPA Sikolong, KPA Pakis dan KEPAL (Kelompok Pencinta Alam dan Lingkungan).


Halaman selanjutnya:      




Sumber: Liputan6
loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Sponsor Iklan

loading...