Jejakkaumkusam, - Festival Semeru yang digelar oleh masyarkat Desa Ranu Pani Kecamatan Senduro sangat meriah.
Ribuan warga memadati jalan dan berkumpul di lapangan dekat Ranu Pani yang pernah dibuatkan sebuah lagu oleh musisi legenda Surabaya, Gombloh, Sabtu(26/11/2016).
Festival Semeru dimulai dengan kirab sesepuh desa dengan Bupati Lumajang, As'at Malik dan Ketua DPRD, Agus Wicaksono menunggang kuda dari tengah desa ke Ranu Pani.
![]() |
| Dok. ig: @aaklemongan |
Dibelakang para sesepuh desa, beriringan tumpeng yang dibuat oleh warga sebagai rasa syukur ke sang pencipta.
"Saya sangat kagum dengan masyarakat desa Ranu Pane yang antusias untuk menggelar Festival Semeru, bahkan bukan hanya tumpeng, tetapi juga menunjukan atrkasi kesenian," ungkap As'at pada wartawan.
Lanjut dia, dengan Festival Semeru, Ranu Pani bukan dikenal sebagai jalur pendakian ke puncak tertinggi di pulau jawa. Melain juga, akan dikenal dengan kebudayaan mereka yang masih alami dari leluhurnya.
![]() |
| Dok. Ig: @ikhwarbani |
"Ini modal kuat dari masyarakat tengger ranu pane untuk dikenalkan ke dunia internasional, bukan hanya jalur pendakian," paparnya.
Sementara, Ketua DPRD, Agus Wicaksono mengaku akan mendukung setiap program dari pemerintahan desa Ranu Pani untuk membangun masyarakatnya dalam melestarikan budaya. Sehingga, sangat banyak sentuhan pembangunan, tidak lagi ada dikotomi antara Desa Ranu Pani dengan desa lainya di Lumajang.
"Ranu Pani memiliki eksotika luar biasa, bukan hanya pendakian, tetapi kebudayaan masyarakatnya," jelasnya.
Dalam Fetsival Semeru, warga Ranu Pane menampilkan kesenian jaran, bantengan, serta ritual sesembahan tumpeng untuk sang kuasa.(beritajatim.com)
loading...



