![]() |
| Gunung Karangetang |
Jejakkaumkusam, - Meski telah mendapat warning atau peringatan keras dari pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) lewat Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang Siau, namun aktifitas pendakian di gunung paling aktif di Indonesia itu masih tetap berlangsung.
Namun begitu, pihak pos pengamatan gunung tetap mengingatkan serta menghimbau agar bagi pendaki untuk mewaspadai longsoran lava yang kemungkinan besar bisa saja terjadi. “Dengan kondisi batu yang tidak beraturan serta mudah mengalami longsoran sudah pasti akan sangat berbahaya bagi pendaki,” tutur Ketua PGA Karangetang Siau, Yudia P Tatipang melalui staf PGA, Didi Bina pada harian ini, pekan lalu.
Bahkan menurut Didi, kemungkinan akan terjadinya longsoran apabila adanya gempa, dan apabila hal itu terjadi akan sangat sulit bagi pendaki untuk menghindari dari ancaman bahaya. “Sudah pasti akan sulit untuk menghindar. Apalagi dalam kondisi adanya penumpukan lava atau kubah lava yang mana apabila terjadi gempa maka akan mudah juga terjadi longsoran,” jelas Didi.
Sehingga hal ini dikatakan Didi melanjutkan, menjadi perhatian serius pihaknya yang tidak bosan-bosannya mengingatkan atau menghimbau agar tidak melakukan kegiatan pendakian di puncak gunung. “Jangankan di puncak gunung, sedangkan rekomendasi yang dikeluarkan itu paling kurang satu kilometer dari area guguran lava pijar,” kata Didi.
Sumber: Media Sulut
loading...

