-->

Monday, 12 December 2016


Puluhan mahasiswa Kota Parepare melakukan ekspedisi penyelamatan mata air di Puncak Nepo, wilayah perbatasan Parepare, Sidrap, Soppeng dan Barru dalam rangka menperingati Hari Gunung se-Dunia.

Jejakkaumkusam, - Puluhan mahasiswa Kota Parepare melakukan ekspedisi penyelamatan mata air di Puncak Nepo, wilayah perbatasan Parepare, Sidrap, Soppeng dan Barru dalam rangka menperingati Hari Gunung se-Dunia.

Penyelamatan mata air ini dilakukan di posko 7.

Turut pula dilakukan penanaman bibit pohon di posko 4 jalur pendakian di Kaki Gunung Nepo.

Para mahasiswa ini berangkat melalui jalur pendakian yang ada di Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.

"Penanaman pohon dan penyelamatan mata air ini dilakukan dalam peringatan Hari Gunung se Dunia sekaligus sebagai aksi kepedulian banyaknya pohon yang mati sehingga perlu penanam ulang.
Sebanyak 500 bibit yang kami bawa serta mendaki dan menanamnya diatas kaki gunung," ujar, Sekretaris Komunitas Anak Pecinta Alam Sulawesi selaku pelaksana kegiatan, Muh Agus Salim, mengatakan, Senin (12/12/2016)
Ia pun berharap pendaki yang naik di Nepo agar menjaga kelestarian alam dan membawa pohon untik ditanam disana dan selalu menjaga kebersihan salah satunya tidak membuang sampah sembarangan.


Sementara itu, Komunitas Tari Pena, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare yang ikut berpartisipasi guna program pembinaan Mahasiswa Baru (Maba) yang membawa serta 20 orang anggota barunya yang didominasi perempuan.

"Kegiatan ini bertujuan untuk melatih mental dan fisik mereka karena di pena sendiri butuh generasi tangguh. Anggota baru nantinya akan menuliskan Buku tentang gunung Nepo yang nantinya akan mereka terbitkan," ujar anggota Komunitas Tari Pena STAIN Parepare, Rahmawati Rahim.

Sumber: Tribun
loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Sponsor Iklan

loading...