-->

Saturday, 31 December 2016

Himbauan

Jejakkaumkusam, - Para pendaki gunung yang hendak mendaki Gunung Merapi diminta mewaspadai badai yang akhir-akhir ini sering terjadi. Hal itu untuk keselamatan para pendaki sendiri. Kepala Resort dan Pengendali Ekosistem Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Kecamatan Kemalang, Arif Sulfiantono mengatakan imbauan mewaspadai badai itu berdasarkan surat rekomendasi pendakian Gunung Merapi dalam rangka tahun baru yang dikeluarkan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) nomor 567/ 45/ BGV.K/ 2016. ‘’ Surat tertanggal 23 Desember dan kami terima tanggal 26 Desember,’’jelasnya, Jumat (30/12).

Dikatakannya dalam surat itu ada enam poin rekomendasi bagi para pendaki. Berdasarkan data pemantauan baik dengan instrumen atau visual aktivitas Gunung Merapi dalam tingkat normal. Tidak ada indikasi akan ada peningkatan aktivitas yang dapat mengancam keselamatan manusia di luar radius dua kilo meter dari puncak.

Untuk itu, pendakian direkomendasikan hanya sampai Pasar Bubrah atau 2.700 meter dpl. Hal itu mengingat kondisi morfologi puncak yang tidak aman untuk beraktivitas dan ancaman letusan preatik yang masih mungkin terjadi. Risiko kecelakaan pun semakin besar dengan kepadatan jumlah pendaki.

Kecepatan Angin

Menurut Arif, dalam surat itu pada pendaki disarankan selalu mengikuti informasi cuaca sekitar Gunung Merapi mengingat beberapa hari terakhir sering terjadi badai dengan kecepatan angin mencapai 62 kilo meter/ jam yang tidak kondusif bagi pendakian. BPPTKG juga meminta para pendaki tidak melakukan aktivitas di sekitar stasiun pemantauan dalam radius 30 meter karena dapat menganggu kerja sensor pendeteksi vulkanik. Aktivitas vandalisme, perusakan dan gangguan pada stasiun pemantau dilarang. Belajar dari setiap tahun baru, kata dia, pendakian biasanya dilakukan melalui jalur Selo, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Jalur dari Klaten relatif tidak ada selama ini.

Menurut Camat Kemalang, Pri Harsanto, kecamatan belum mengetahui ada surat itu. Namun biasanya pendakian melalui jalur Kemalang sangat jarang sebab biasanya yang ramai melalui Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.

Kalaupun ada, para pendaki diminta tetap mematuhi aturan dan rekomendasi dari lembaga resmi pemerintah. Kondisi di Merapi sendiri akhir-akhir ini masih banyak turun hujan. Diperkirakan hujan masuk akan berlangsung sampai akhir Desember atau Januari.(Suaramerdeka)

loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Sponsor Iklan

loading...