 |
Porter berjalan menuruni Tanjakan Cinta di kawasan Gunung Semeru, Jawa Timur, Selasa (31/12/2013). Para porter yang tinggal di sekitar Semeru turut kecipratan berkah dengan kedatangan ratusan pendaki yang merayakan pergantian tahun di gunung berketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut tersebut. KOMPAS/HARRY SUSILO
|
Jejakkaumkusam, - Petugas Balai Besar
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) berencana akan membuka kembali jalur pendakian ke Gunung Semeru pada 4 April nanti.
Pada tanggal itu, ekosistem yang ada di kawasan gunung setinggi 3.676 mdpl itu diperkirakan sudah pulih kembali.
Sebelumnya, petugas BB TNBTS menutup total jalur pendakian Gunung Semeru terhitung sejak 4 Januari lalu. Penutupan itu untuk memulihkan ekosistem yang ada di dalam hutan. Terutama di sepanjang jalur pendakian.
"Biarlah vegetasinya tumbuh dulu. Saya bersihkan dulu," kata Kepala TNBTS, John Kenedie, Rabu (22/2/2017).
Tidak ada penanaman pohon selama jalur pendakian itu ditutup. John mengatakan, pihaknya melakukan pemulihan ekosistem secara alami.
"Kami biarkan alami. Nanti ditanam malah tidak hidup," katanya.
Selain memulihkan ekosistem, petugas juga butuh merapikan jalur pendakian. Hal itu dilakukan supaya para pendaki bebas dari ancaman bahaya.
"Pohon tumbang kami bersihkan. Jalan-jalan kami rapikan," ungkapnya.
Sumber: Kompas