![]() |
Mahasiswa pecinta alam (Mapala) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, KPA Arkadia, dalam talkshow di acara Outfest II Jakarta 2017 |
Jejakkaumkusam, - Mendaki gunung-gunung yang terdaftar sebagai seven summit di dunia mungkin sudah terlalu mainstream. Untuk itu, sekelompok mahasiswa pecinta alam dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, KPA Arkadia, mencoba menaklukkan gunung yang tak biasa dalam Ekspedisi Raya Arkadia di Gunung Damavand, Iran.
Gunung Damavand adalah gunung vulkanik bersalju yang berlokasi di Amol, Negara Republik Islam Iran. Dengan ketinggian sekira 5.610 meter di atas permukaan laut, gunung ini menjadi yang tertinggi dari jenisnya di Iran, bahkan di Asia.
Muhammad Aminullah, anggota KPA Arkadia, dalam talkshow di acara Outfest II Jakarta 2017, mengatakan Gunung Damavand dipilih karena merupakan salah satu gunung alternatif yang berada di negara yang eksotis.
"Kita memandang perjalanan dengan kacamata yang berbeda. Kalau naik gunung 7 Summit kita jelas kalah ketinggalan dengan yang lain, makanya kita coba cari alternatif yang nggak kalah dengan 7 Summit. Dan perlu diketahui kalau Iran itu adalah negara eksotis, yang mana bisa berdiri sendiri dengan rakyatnya yang akur dan sangat toleran, walaupun banyak pemberitaan yang penuh kontroversi dari luar," ungkapnya.
Seleksi dan persiapan sudah dilakukan atlet ekspedisi tersebut sejak pertengahan 2015. Hal ini di antaranya untuk mempersiapkan keahlian bertahan hidup di kondisi lingkungan yang ekstrim di gunung tersebut. Meski demikian, medan pendakian yang dipilih dan kontur dari Gunung Damavand, dikatakan mahasiswa angkatan 2014 tersebut, tidak seekstrim Gunung Jayawijaya.
"Gunung Damavand punya beberapa jalur. Kita akan lewat di jalur selatan yang kelasnya hiking. Jadi nggak perlu banyak tehnik mendaki karena kelasnya 'happy' dan konturnya sendiri nggak seekstrim Carztenz. Yang jadi catatan hanya cuacanya, karena dinginnya bisa minus 8 bahkan sampai minus 20 derajat Celsius. Kita akan di gunung itu lima hari," tuturnya.
Dalam ekspedisi tersebut, mereka akan membentangkan bendera merah putih raksasa di puncaknya, yang mereka namakan "Indonesia Big Flag Project". Perjalanan tersebut akan dilakukan pada bulan Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun perguruan tinggi mereka, sekaligus waktu di mana Gunung Damavand memiliki pemandangan terbaiknya.
"Gunung Damavand bisa didaki di antara Juni sampai September. Tapi, view terbaik menurut orang-orang yang pernah ke sana terbaik di Bulan Mei," pungkasnya.(Okezone)
loading...

