![]() |
Ilustrasi |
Jejakkaumkusam, - Belajar dari musibah yang menewaskan sejumlah pendaki di Gunung Prahu, warga yang melakukan pendakian di Gunung Slamet diminta untuk waspada. Selain karena faktor cuaca, mereka juga diminta untuk tidak menggunakan HP saat cuaca hujan melanda.
Humas Gallawi Rescue Kabupaten Tegal Arif Rachman, Selasa (25/4), mengatakan cuaca di puncak gunung sukar diprediksi. Karenanya, para pendaki diminta untuk tetap mewaspadai cuaca buruk yang terjadi disana.
"Dipuncak masih sering terjadi hujan lebat disertai petir. Jadi kalau tidak berhati-hati maka bisa menyebabkan musibah," katanya.
Lebih khusus Arif menghimbau kepada para pendaki untuk tidak menggunakan HP saat hujan disertai petir. Sebab, sinyal yang dipancarkan telepon genggam dapat memancing sambaran.
"Kalau hujan lebat lebih baik tidak menggunakan alat komunikasi terlebih dahulu. Karena itu akan memancing sambaran," jelasnya.
Terkait pendakian ke puncak gunung Slamet kemarin, Arif mengatakan semua berjalan dengan baik. Kondisi cuaca disana juga cerah, sehingga dirinya sangat bersuyukur ratusan peserta dapat kembali dengan selamat.
"Dalam aksi memperingati HUT Kabupaten Tegal itu kita juga memunguti sampah yang ada di jalur pendakian," pungkasnya.
Sumber: Radartegal.com
loading...

