-->

Monday, 24 July 2017

Lima orang yang diduga memetik edelweis dilarang melakukan pendakian oleh Taman Nasional Gunung Rinjani/ TNGR

Jejakkaumkusam, - Lima orang terduga pencabutan tanaman edelweis di Taman Nasional Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, akan dijadikan duta pelestarian edelweis. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Taman Nasional Gunung Rinjani, Agus Budi Santosa.

"Kami harapkan bisa ketemu dengan pelaku, lalu buat surat pernyataan, dan jadi duta pelestari edelweis. Prinsipnya bagaimana mengubah dari orang yang tak peduli menjadi peduli," kata Agus kepada KompasTravel saat dihubungi, Sabtu (22/7/2017).

Menurutnya, langkah tersebut dinilai efektif dibandingkan menjerat pelaku dengan sanksi pidana. Agus mengatakan pada tahap awal, pihaknya sedang melakukan pencarian para terduga pelaku pencabutan tanaman edelweis di Gunung Rinjani.

"Kami kan ada teknologi untuk budi daya edelweis, mereka akan bertugas mengampanyekan tentang pentingnya budi daya itu. Kan jadi lebih jauh efektif. Kalau tadinya berbuat salah lalu mengampanyekan akan jauh lebih baik. Idenya seperti itu tapi tahapannya kita harus lalui," ujar Agus.

Bunga edelweis tumbuh subur di bibir Kaldera Tambora rute Dorocanga/ KOMPAS/EDDY HASBY

Menurut Agus, saat ini telah diterapkan sanksi sosial untuk terduga pencabutan tanaman edelweis tersebut. Hal itu dilakukan dengan cara menempelkan larangan lima orang tersebut untuk memasuki kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.


Halaman selanjutnya:      

loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Sponsor Iklan

loading...