![]() |
| Ilustrasi Mendaki Gunung (Foto: Okezone) |
Jejakkaumkusam, - Mendaki gunung memang jadi kegiatan yang sangat menyenangkan dan menantang. Keadaan alam yang tidak mudah diprediksi menjadi tantangan sekaligus faktor yang perlu diperhatikan.
Beberapa gunung di Indonesia banyak yang masih berstatus aktif dan dapat meletus. Peristiwa meletusnya gunung bisa jadi bencana bagi pendaki dan warga sekitar. Untuk itu, bagi pendaki yang hendak mencapai puncak gunung pasca letusan, harus menyimak tips berikut ini, yang telah Okezone himpun dari berbagai sumber, Selasa(4/7/2017).
1. Mencari referensi terupdate tentang kondisi gunung merupakan hal pertama yang harus diperhatikan dan dipelajari oleh para pendaki. Kondisi gunung tersebut meliputi kondisi geografis, adat istiadat, dan transportasi. Kondisi geografis gunung menjadi hal utama yang harus diketahui pasca letusan. Informasi mengenai aktifitas gunung bisa dicari melalui internet, atau langsung mendatangi pos pencatat aktifitas gunung berapi yang biasanya terdapat di kawasan gunung. Tanyakan pada petugas tentang keamanan kondisi gunung untuk pendakian.
2. Waktu pendakian harus direncanakan sematang-matangnya. Perencanaan ini sangat menentukan keberhasilan pendakian untuk menghindari dan meminimalkan bahaya-bahaya seperti hujan dan badai yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Hal ini juga bermanfaat setelah peristiwa letusan gunung terjadi. Di Indonesia, pendakian yang aman dilakukan sekira Juni hingga Agustus, karena cuaca cerah dan musim panas.
3. Rencana dan persiapan harus dilakukan dengan teliti dan tidak boleh disepelekan. Rancangan perjalanan seharusnya disesuaikan dengan tujuan dan tingkat pengetahuan outdoor pendaki. Jika dirasa tidak optimis dan tidak percaya diri untuk mencapai puncak gunung yang baru saja meletus, maka janganlah memaksakan diri.
4. Mengenali daerah yang akan dilalui. Pada tahap ini, pendaki bisa menanyakan pada penduduk setempat tentang kondisi jalur pendakian, cuaca, peraturan daerah dan adat istiadat, serta kehidupan liar yang ada. Hal tersebut bertujuan agar memudahkan rute dan logistik pendakian.
5. Meminta izin dan mengikuti aturan yang berwenang juga tidak kalah penting untuk ditaati oleh para pendaki terlebih ketika mendaki gunung yang baru saja meletus. Pendaki bisa memanfaatkan badan pengelola daerah yang menyediakan informasi dan melindungi daerah tersebut. Dengan mengikuti saran dari petugas, maka pendaki secara tidak langsung telah melindungi diri sendiri dan tidak lengah terhadap keselamatan.
6. Hal-hal lainnya yang juga harus diperhatikan dan disediakan saat mendaki gunung pasca letusan ialah latihan fisik, alat navigasi seperti kompas dan peta, mendirikan kemah di atas permukaan tanah yang tahan dan awet, membiarkan apa yang ditemukan, meminimalkan penggunaan dan akibat dari api unggun, serta mempelajari tanda-tanda gunung akan meletus juga harus dilakukan oleh para pendaki .
Waspada, berhati-hati dan mengutamakan keselamatan menjadi hal yang harus dilakukan oleh para pendaki saat menuju puncak dan turun gunung.
Sumber: Okezone
loading...

