![]() |
| Pos 2 Pendakian Gunung Merbabu wilayah Selo, Boyolali, sempat banjir lumpur. (Foto:Istimewa) |
BOYOLALI, (Jejakkaumkusam) - Pascabanjir di pos 2, belum lama ini, pendakian di Gunung Merbabu masih dibuka untuk umum. Hanya saja, pendaki dilarang mendirikan tenda di pos 2 dan 4.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) Junita Parjanti menjelaskan, banjir berasal dari limpahan air di pos 3, sabana 1, Bukit Guweng, Nglorok, dan Pandean. Bersumber dari hujan dengan intensitas tinggi di kawasan puncak
“Di jalur pendakian ada titik-titik rawan aliran banjir. Seperti di lahan 20 meter sebelum pos 2 dengan kemiringan mencapai 45 derajat. Sementara ini, di pos 2 dan 4 dilarang didirikan tenda. Karena potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang masih sering terjadi di Gunung Merbabu,” terangnya, kemarin (4/2).
Sementara itu, jalur pendakian dari pos 1 ke pos 2 dialihkan untuk menghindari ancaman banjir. “Paling penting jangan dirikan tenda dulu. Kalau dirikan tenda, boleh di pos 1, pos 3, dan sabana 1,” tandasnya.(radarsolo/jawapos)
loading...

