Jejakkaumkusam,- Berikut beberapa tumbuhan liar yang bisa di manfaatkan saat kondisi sedang survival :
1. Buah Arbei
Buah arbei, baik berupa murbei, raspberry, maupun strawbery hutan dapat dimakan buah yang sudah matang. Buah matang dicirikan dengan warna yang merah kehitaman, semakin hitan buah akan terasa manis. Buah ini banyak mengandung senyawa antioksidan.
2. Jambu
Tumbuhan jambu banyak tersebar di nusantara dengan ciri khas berupa serbuk sari yang banyak. Yang umum ditemui adalah jambu biji atau jambu batu, baik yang merah maupun putih. Buah banyak mengandung air dan tentunya vitamin C. Selain itu daunnya juga bisa dimanfaatkan sebagai obat untuk meredakan diare.
3. Anggrek Bulbophyllum
Anggrek ini bisa dimanfaatkan bulb atau bagian yang membulat karena mengandung banyak air sehingga bisa dijadikan sumber air saat mengalami dehidrasi.
4. Bunga Tahi Ayam
Buah dari buanga lantana atau bunga tahi ayam ini dapat dimanfaatkan buahnya yang sudah berwarna kehitaman untuk dikonsumsi. Rasanya mirip buah berry Cuma ukuran buah yang kecil jadi harus mengumpulkannya dalam jumlah yang banyak.
5. Buah Lengkuas
Secara budidaya, kita jarang menjumpai lengkuas yang berbuah karena memang yang sering dimanfaatkan adalah rimpangnya sebagai bumbu masak. Lengkuas juga dikenal sebagai anti jamur alami. Dalam ekosistem bebas, buah lengkuas dapat kita jumpai. Rasanya tak jauh beda dengan honje atau kecombrang.
6. Ciplukan
6. Ciplukan
Ciplukan sering ditemui tumbuh di kawasan terbuka. Buahnya bulat seperti buni dan diselimuti kelopak bunganya. Buah yang sudah matang dicirikan dengan warna hijau pucat hingga kuning. Buah matang itu dapat dimakan langsung.
7. Dengen
7. Dengen
Buah Dengen adalah tanaman asli dari Asia Tenggara. Pohon ini termasuk tumbuhan yang bisa hidup bertahun-tahun. Habitat pohon buah Dengen adalah hutan. Tumbuhan ini juga endemik di kawasan Luwu Timur (Malili). Ciri khas dari buah Dengen yaitu berbentuk mahkota berwarna kuning, dan setengah mirip telinga bila dibelah dengan helaian buahanya. Buahnya dapat dimakan dengan rasa asam dan biasanya digunakan sebagai pengganti asam jeruk, serta kayunya dapat dimanfaatkan dalam pembuatan perahu dan bahan bangunan rumah.
8. Genjer
Genjer termasuk tumbuhan air atau rawa, sering ditemukan tumbuh sebagai gulma pada ekosistem persawahan. Bagian yang dimanfaatkan adalah tangkai dan helaian daunnya. Tumbuhan ini sangat akrab dengan masyarakat Sunda. Sebelum dimakan, dilayukan atau ditumis dahulu.
Genjer termasuk tumbuhan air atau rawa, sering ditemukan tumbuh sebagai gulma pada ekosistem persawahan. Bagian yang dimanfaatkan adalah tangkai dan helaian daunnya. Tumbuhan ini sangat akrab dengan masyarakat Sunda. Sebelum dimakan, dilayukan atau ditumis dahulu.
9. Harendong
Tumbuhan ini memiliki habitat yang luas dengan ciri bunga yang berwarna ungu muda. Bagian yang dimanfaatkan adalah buah yang sudah matang dengan ciri berwarna kehitaman. Rasanya seperti buah berry dengan tekstur agak berpasir.
Tumbuhan ini memiliki habitat yang luas dengan ciri bunga yang berwarna ungu muda. Bagian yang dimanfaatkan adalah buah yang sudah matang dengan ciri berwarna kehitaman. Rasanya seperti buah berry dengan tekstur agak berpasir.
10. Beluntas
Tumbuhan semak bayak dijumpai di kawasan pesisir tapi cukup adaptif di dataran menengah. Daun mudanya dijadikan sayur setelah dilayukan. Bagi yang mengalami masalah dengan bau badan, tumbuhan ini bisa menjadi solusinya.
11. Jamur
Sebenarnya, selama pilihan lain masih ada, ada baiknya jamur dikesampingkan dulu. Kita harus mengenal baik mana jamur yang bisa dikonsumsi dan mana yang bisa menjadi malaikat maut saat dikonsumsi. Meskipun ciri-cirinya telah disebutkan di atas, tapi kita tetap harus hati-hati dengan tumbuhan ini. Jamur yang umumnya bisa dikonsumsi adalah jamur kuping, jamur merang dan jamur payung.
12. Kalli-Kalli
Hidup di kawasan pesisir, merupakan salah satu jenis tumbuhan mangrove yang hidup pada daratan yang lebih jauh dari garis pantai. Daun terlihat seperti berzigzag dengan duri pada ujung-ujung tepi daunnya. Daunnya dimanfaatkan sebagai bahan minuman penyegar berupa teh. Belakangan menjadi sorotan khusus karena dapat mengatasi berbagai jenis penyakit.
Hidup di kawasan pesisir, merupakan salah satu jenis tumbuhan mangrove yang hidup pada daratan yang lebih jauh dari garis pantai. Daun terlihat seperti berzigzag dengan duri pada ujung-ujung tepi daunnya. Daunnya dimanfaatkan sebagai bahan minuman penyegar berupa teh. Belakangan menjadi sorotan khusus karena dapat mengatasi berbagai jenis penyakit.
13. Kecombrang
Keluarga jahe-jahean ini sudah akrab dengan masyarakat Indonesia. Bunga, buah dan daunnya sangat sering dijumpai dalam sebuah hidangan. Rasa asamnya dapat membangkitkan selera makan. Batangnya dapat dimanfaatkan sebagai pengganti sabun mandi.
Keluarga jahe-jahean ini sudah akrab dengan masyarakat Indonesia. Bunga, buah dan daunnya sangat sering dijumpai dalam sebuah hidangan. Rasa asamnya dapat membangkitkan selera makan. Batangnya dapat dimanfaatkan sebagai pengganti sabun mandi.
14. Kelapa
Bukan sesuatu yang asing lagi di negara tropis dengan pesisir pantai yang panjang. Kelapa menjadi tumbuhan yang hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan. Dalam kondisi survival, daunnya digunakan sebagai bahan bivak, buahnya untuk dikonsumsi baik muda maupun tua, airnya dapat diminum dan bisa mengurangi efek keracunan. Pada buah yang berunas, embrionya seperti serat busa padat yang bisa dimakan. Umbut kelapa lebih manis dari jenis umbut suku palem-paleman lainnya.
Bukan sesuatu yang asing lagi di negara tropis dengan pesisir pantai yang panjang. Kelapa menjadi tumbuhan yang hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan. Dalam kondisi survival, daunnya digunakan sebagai bahan bivak, buahnya untuk dikonsumsi baik muda maupun tua, airnya dapat diminum dan bisa mengurangi efek keracunan. Pada buah yang berunas, embrionya seperti serat busa padat yang bisa dimakan. Umbut kelapa lebih manis dari jenis umbut suku palem-paleman lainnya.
loading...
















