Jejakkaumkusam, - Gunung Bawakaraeng terletak di Kab. Gowa Prov. Sulawesi Selatan. Bawakaraeng mempunyai arti Bawa = Mulut, Karaeng = Raja.Gunung Bawakaraeng memiliki ketinggian 2830 MDPL dan merupakan gunung tertinggi ke lima di Prov. Sulawesi Selatan setelah Gunung Latimojong 3440 MDPL, Gunung Tolangi Balease 3016 MDPL, Gunung Kambuno 2950 MDPL dan Gunung Lompobattang 2871 MDPL. Gunung ini merupakan gunung yang penuh mistis dan disakralkan oleh masyarakat setempat, apalagi di beberapa bulan hijriah seperti Zulhijjah, Syaban, Ramadhan. Hal tersebut di buktikan dengan banyaknya ditemukan makanan persembahan / sesajen di jalur pendakian yang di simpan di beberapa pohon besar dan beberapa aktifitas masyarakat yang sering melakukan ritual-ritual yang tidak lazim.
Berikut ini saya ingin membahas tentang jalur pendakian gunung bawakaraeng, gunung yang ada di kabupaten gowa sulawesi selatan 2 jam dari kota makassar.
Jalur pendakian Gunung Bawakaraeng ada 10 pos atau tempat peristirahatan yang ditetapkan di Gunung Bawakaraeng entah itu ditentukan oleh siapa.
Desa Lembanna - Pos I ( satu )
 |
| foto/dagrinizar |
Pendakian dimulai dari Desa Lembanna, medan yang dilewati berupa perkebunan penduduk, lalu mulai masuk pintu hutan pinus dan untuk mencapai pos I dibutuhkan waktu perjalanan kurang lebih 1 jam, pos I dengan ketinggian 1650 mdpl.
Pos 1 - Pos 2
Perjalanan mencapai pos II di memakan waktu tidak lebih dari 1 jam, selama perjalanaan terdapat mata air yang mengalir perjalanan belum terlalu mendaki dan masuk vegetasi hutan khas Sulawesi.
Pos 2 - Pos 3
untuk menuju pos III waktu dan jarak tempu tidak jauh bedah dengan waktu tempuh Pos 1 satu (I) - Pos 2 dua (II)
Pos 3 - Pos 4
 |
| foto/kaskus |
pos IV juga terdapat sumber air selain itu kita dapat mendirikan tenda.
Pos 4 - Pos 5 - Pos 6
ke Pos V di tempuh waktu 1 jam perjalanan dari pos IV terdapat juga sumber air tapi lumayan jauh dan luas untuk tempat peristirahatan (camp, selanjutnya dari pos V menuju Pos VI mulai mendaki, sepanjang perjalanan mata hanya memandang pohon yang tumbang akibat kebakaran, jika perjalanan Pos V ke Pos VI sudah mulai gelap (malam) sebaiknya beristirahatlah di pos V, sehabis kebakaran lalu mengakibatkan jalur pendakian ke Pos VI tidak jelas dan banyak para pendaki yang tersesat di lokasi ini.
Pos 6 - Pos 7
Pos VI ke Pos VII memankan waktu 2 jam jalur pendakian melewati hutan lindung sulawesi atau pohon yang berlumut tebal, Pos VII dengan ketinggian 2710 Mdpl sering juga di sebut puncak kedua Gunung Bawakaraeng pemandangan yang indah dikarenakan lumayan terbuka.
Pos 7 - Pos 8
 |
| foto/kaskus |
Pos VII ke Pos VIII disinilah sering terjadi badai dan jalur yang naik turun melewati dua titik puncak yang ketinggianya 2700 mdpl, Pos VIII terdapat sumber air mengalir disungai yang luas dan besar dan di pos ini juga terfasilitasi tempat camp yang cukup luas, biasanya para pendaki melanjutkan perjalananya menuju puncak Gunung Bawakaraeng pada keesokan harinya, suhu pada malam hari di pos VIII mencapa 8-10 celcius.
Pos 8 - Pos 9
Pos VIII ke Pos IX mulai menanjak melewati hutan basah dan lebat dan diperjalanan ini kita dapat melihat lokasi pasca longsor yang terjadi pada 2004 silam sampai Pos IX daerah yang cukup luas untuk mendirikan tenda dan bermalam untuk mempersiapkan keesokan paginya.
Pos 9 - Pos 10
menuju Pos X yang merupakan pos terkahir sebelum sampai di puncak Gunung Bawakaraeng rute yang dilalui sedikit menajak.
Pos X ini juga terdapat lokasi camp, sumber air cuma terdapat sumur di tengah perjalanan menuju puncak yang ada di sekitar lereng gunung, memiliki mitos terhadap sumur tersebut, jangan heran kalau di sekitar sumur itu terdapat sesajen untuk para leluhur dan wali yang sudah di percayai dari leluhur mereka, jalur ke puncak pun lumayan terjal pemandangan awan terbentang luar dan hembusan angin begitu kencang seakan marah.
Pos 10 Sepuluh ( x ) - Puncak Gunung Bawakaraeng ( Triangulasi )
Puncak Gunung Bawakaraeng. Pemandangan Di puncak Gunung Bawakaraeng termasuk puncak terindah di sulawesi selatan puncak Gunung Bawakaraweng tak herang jika setiap minggunya puncak Gunung Bawakaraeng dipenuhi pendaki khususnya dari sulawesi selatan.
Gunung Bawakaraeng. Terdapat Sumur yang di sebelum puncak ini kireramatkan oleh masyarakat, biasanya mereka mengambil airnya dan membawah pulang dipercaya sebagai obat.