-->

Saturday, 17 September 2016


Jejakkaumkusam, - Pendaki Indonesia yang melaksanakan Ekspedisi Cinta Tanah Air, Gowes 100 hari Sabang sampai Merauke, menyempatkan mendaki Gunung Latimojong di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan pada Kamis-Minggu, 8-11 September 2016.

Rombongan Pendaki Indonesia berjumlah dua orang, yakni Ronny Hartono dan Taty Hasrawati, serta seorang dari Komunitas Sepeda Ontel Aceh, Aryandi alias Andivomarley. Mereka mendaki Gunung Latimojong membawa serta sepeda ontel.

“Kami meluangkan waktu mendaki Gunung Latimojong dengan membawa serta sepeda ontel sebagai rasa rindu dan cinta dengan alam,” ujar Ronny, pria asal Kendal, Jawa Tengah, ini.


Pendaki Indonesia saat berkunjung di Sekretariat Mapala Cakrabuana Sipil UMI di BTN Antara Makassar
Dalam pendakian itu, Pendaki Indonesia menggandeng Mapala Cakrabuana Sipil UMI. Sebelum mendaki mereka menyempatkan menginap di Sekretariat Mapala Cakrabuana Sipil UMI di BTN Antara Makassar. “Kami berterima kasih kepada sahabat Cakrabuana yang telah membantu proses pendakian ke Gunung Latimojong,” ungkap Ronny.

Pendakian di Gunung Latimojong, Aryandi menambahkan, sebagai kerinduan sejak 5 tahun silam yang telah bercita-cita mendaki atap Sulawesi itu. “Sudah lama saya berkeinginan mendaki Gunung Latimojong,” tutur dia.

Pendaki Indonesia telah beberapa kali menggelar kegiatan ekspedisi cinta tanah air. Di antaranya, jalan kaki Sabang-Merauke, Gowes dengan sepeda ontel 4 penjuru nusantara Sabang-Merauke-Pulau Dana-Pulau Miangas.


Ketua Umum Cakrabuana Sipil UMI, Hendi Primadan, mengaku salut dengan semangat cinta lingkungan para Pendaki Indonesia. Dia mengungkapkan akan menyupport program-program kepedulian lingkungan.

“Kami memiliki visi yang sama, dan sudah menjadi tanggungjawab kami untuk membantu teman-teman Pendaki Indonesia,” ujar Hendi kepada makassarterkini.com (Jejakkaumkusam).(Makassarterkini)

loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Sponsor Iklan

loading...