![]() |
| Ian Toothill, Penderita Kanker yang Bertekad Mendaki Puncak Everest. (Foto: ITV) |
Jejakkaumkusam, - Ian Toothill (47) harus menelan pil pahit ketika dokter memvonis hidupnya tak akan lama lagi. Pada 2015, Ian dinyatakan menderita kanker dan diperkirakan usianya hanya tersisa empat bulan hingga dua tahun. Alih-alih terpuruk, Ian justru berencana melakukan petualangan yang luar biasa.
Pria asal Inggris tersebut berencana memecahkan rekor sebagai penderita kanker pertama yang mendaki puncak gunung Everest. Sebagaimana diketahui, gunung Everest merupakan gunung tertinggi di dunia.
Di akhir hidupnya, Ian ingin petualangan yang dilakukannya menginspirasi para penderita kanker lain untuk berani meraih mimpi mereka.
Sebelumnya, Ian telah melakukan perjalanan keliling dunia, termasuk tiga bulan mendaki gunung Himalaya dan berwisata ke Islandia. Mendaki gunung Everest adalah impiannya sejak kecil dan akan menjadi petualangan terbesarnya.
"Tidak ada satu pun penderita kanker yang mencapai puncak Gunung Everest sebelumnya. Saya bertekad untuk membuktikan sesuatu yang dianggap tidak mungkin bisa dilakukan tak peduli seperti apa situasi Anda," ujar Ian sebagaimana dikutip dari ITV, Selasa (7/2/2017).
Guna membiayai perjalanannya ini, Ian mengunggah sebuah video ke media sosial yang isinya bertujuan untuk mengumpulkan sumbangan dana. Sumbangan yang terkumpul tersebut nantinya akan dibagi untuk biaya perjalanannya dan diberikan ke badan amal Cancer Support Macmillan.
Sumber: ITV
Hanya dalam kurun waktu tiga hari, Ian berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp217 juta.
"Saya ingin menjadi inspirasi bagi mereka yang menderita kanker untuk berani melakukan hal yang mereka sukai. Saya tak tahu harus bicara apa, orang-orang benar-benar baik. Tapi aku sangat senang dan kagum pada mereka semua," tambahnya.
Ian juga menekankan semua yang dilakukannya adalah untuk membuktikan, jika tidak ada hal yang tidak mungkin di dunia ini asalkan kita mau berusaha.(Okezone)
loading...

