-->

Sunday, 16 April 2017

Polhut TNBTS Petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) saat menjaga Ahmad Faris, pendaki asal Surabaya yang alami hipotermia saat mendaki di Gunung Semeru di Puskesmas Tumpang, Kabupaten Malang, Sabtu (15/4/2017)


Jejakkaumkusam, - Ahmad Faris, pendaki asal Surabaya, dievakuasi karena mengalami hipotermia saat mendaki di Gunung Semeru, Jumat (14/4/2017) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Joko Purwito, salah satu Polisi Hutan (Polhut) di Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengatakan, korban memulai pendakian bersama 19 orang temannya pada Jumat (14/4/2017) pukul 10.00 WIB.

Sesampainya di Pos 1, pos antara Ranupani dan Ranukumbolo, korban mengalami gangguan fisik gejala hipotermia. Korban tertinggal di belakang dari rekan-rekannya.

"Dia mau teriak memanggil rekannya sudah tidak mampu karena sudah lemah," kata Joko kepada Kompas.com, Sabtu (15/4/2017).

Akhirnya, korban yang kedinginan dan muntah-muntah itu tertinggal sendirian di Pos 1. Beruntung, dua orang pendaki lainnya yang kebetulan lewat mendapati korban sekitar pukul 16.00 WIB.


Halaman selanjutnya:      

loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Sponsor Iklan

loading...