-->

Thursday, 27 July 2017

WASPADA: Puncak Gunung Welirang tampak diselimuti awan putih dilihat dari desa Sukoreno, Prigen, Rabu (26/7). (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Jejakkaumkusam, - Bersamaan dengan munculnya titik api Selasa (25/7) dan Rabu (26/7), jalur pendakian untuk umum sementara ditutup. Baik bagi warga maupun para pendaki.

Kepastian itu disampaikan langsung Kepala Seksi UPT Tahura R. Soerdjo wilayah Kabupaten Pasuruan Murbandanto. “Per Rabu (26/7) pagi, jalur pendakian ke Gunung Welirang dan Arjuno ditutup sementara. Jalur pendakian kami buka ketika situasi aman,” jelasnya.

Penutupan sementara ini sengaja dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Penutupan sementara juga dimaksudkan untuk mencegah adanya titik api dan untuk keamanan pendaki.

“Pos izin pendakian tetap buka dan beroperasi, namun tidak untuk pelayanan. Kami imbau pendaki tidak naik ke puncak,” katanya. Pihak Tahura juga mengeluarkan informasi tertulis melalui selebaran yang disebarkan pada pendaki.

Diketahui, sejumlah titik api terdeteksi di Gunung Welirang, yang masuk wilayah UPT Tahura R. Soerdjo Selasa dan Rabu (25-26/7). Titik api itu seperti terlihat di bawah jalur pendakian Pondokan, serta di Gunung Kembar I dan II, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.







Sumber: Jawa Pos
loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Sponsor Iklan

loading...