-->

Thursday, 13 July 2017

Ilustrasi/foto:exploregunung

Jejakkaumkusam, - Sekali lagi, bagi para pendaki, janganlah terlena dengan foto-foto yang bersebaran di jejaring sosial. Keindahan dan pesona alam Indonesia memang tidak ada duanya, tapi di balik itu semua, alam menyimpan kejutan-kejutan yang pasti sulit diduga.

Untuk itu, pendaki harus benar-benar mempelajari kondisi alam yang jadi lokasinya menjelajah. Jangan hanya karena ingin memamerkan foto bagus di sosial media dan hanya memikirkan cara mengambil gambar, jadi alasan untuk menomor bawahkan keselamatan.

Salah satu yang mesti dipelajari ialah binatang liar yang terdapat di hutan, seperti pacet. Binatang yang berukuran kecil seukuran lidi ini sering kali jadi teror pendaki ketika melewati hutan.

Pacet atau yang sering juga disebut lintah merupakan hewan yang umumnya hidup di lingkungan air tawar, namun ada juga spesies yang hidup di darat dan laut. Lintah yang banyak ditemui di hutan, menghisap darah hewan vertebrata seperti amfibi, reptil, unggas, ikan dan mamalia, termasuk manusia, dikutip dari Newworldencyclopedia, Kamis (13/7/2017).

Lintah parasit yang menghisap darah itu disebut lintah hemofagik (pemakan darah). Hewan yang bergerak dengan unik ini akan terus berada di badan sang mangsa dan baru melepaskan mangsanya ketika ia kenyang.

Hewan lunak tersebut memang tidak terlalu berbahaya bagi keselamatan manusia. Namun, lintah yang sudah menghisap darah manusia atau darah hewan sebelumnya, kemudian menghisap manusia lainnya itulah yang berbahaya. Sebuah studi menemukan HIV dan hepatitis B pada lintah di Afrika dari Kamerun.

Akan tetapi, bagi pendaki yang sudah terlanjur digigit lintah, bisa mencoba untuk melepaskan lintah dengan cara menyalakan api, rokok, menaburkan garam, hingga bahan kimia seperti alkohol, cuka, jus lemon, obat nyamuk, minuman panas atau minuman berkarbonasi tertentu. Hal ini dilakukan untuk memuntahkan isi perut lintah dan segera melepaskan hisapannya.

Kemudian, luka akibat gigitan lintah bisa dibersihkan dengan sabun dan air lalu dibalut. Pembalutan luka bisa mengurangi pendarahan yang terjadi akibat enzim anti pembekuan darah dari lintah.

from @verdure.films - memasuki bulan ke 17 produksi, mahluk ini masih menjadi "terror" selama shooting kami. ----- Pacet adalah salah satu hewan yang menghisap darah manusia dan binatang lainnya, pacet agak mirip dengan Lintah akan tetapi dia kecil-kecil seukuran lidi, dan terdapat di rumput-rumput yang basah sehabis hujan dan terdapat juga di rawa-rawa ataupun rerumputan di sawah. Lintah biasa terdapat di air, tapi kalau Pacet terdapat di rumput yang mengoyangkan badannya dan berlompat dari rumput satu dan rumput lainnya untuk mencari mangsa, cara jalannya juga berbeda dengan lintah, Hewan ini biasanya memangsa manusia, sapi dan hewan lainnya. Ciri-ciri Pacet biasanya kecil-kecil seukuran lidi, warnanya coklat dan bergaris-garis hitam di badannya, waktu menghisap darah Pacet terdapat zat khusus pada sedotannya yang mencegah darah membeku, bila sudah kenyang Pacet akan terlihat gemuk yang sebelumnya kecil, dan dia akan jatuh sendiri dari mangsanya. Maka anda berhati-hatilah bila anda memasuki hutan dan berjalan-jalan di rumput sehabis hujan karena ada "Pacet". Gigitan Pacet ngak terlalu berbahaya untuk kita, paling terdapat gatal-gatal pada bekas sedotannya, bila di garuk mungkin bisa infeksi. Cara Mencegah Dari Gigitan Pacet Cara mencegahnya setahu saya dengan Lotion Anti Nyamuk, Oles kan Lotion Anti Nyamuk pada kaki anda bila anda jalan kaki. bila ingin tidur di rumput ya oleskan seluruh badan anda..hehe Maka si Pacet akan menjauh dengan anda. Bila sudah menempel bisa menggunakan air garam untuk melepaskannya, karena hewan ini sangat kuat menempel di kulit kita, dan gunakan kertas koran atau kertas buku untuk menghentikan darah yang keluar pada bekas gigitannya, caranya sobek sedikit koran atau buku dan tempelkan pada bekas gigitannya. Follow @evrenoutdoor Line Official : @htn4203l Keep safety, clean and save our mountain. #EXPLOREPENDAKI #Sadarkawasan
Sebuah kiriman dibagikan oleh #EXPLOREPENDAKI (@explorependaki) pada
loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Sponsor Iklan

loading...