-->

Monday, 7 August 2017

Minggu (6/8/2017) pendaki gunung kerinci yang mengalami hipotermia pulang ke Jambi.

Jejakkaumkusam.website, - Setelah dilakukan evakuasi oleh pihak TNKS dan pemandu wisata bersama Kelompok Pecinta Alam (KPA) hingga sampai di rumah warga di Letter W Gunung Tujuh malam tadi Sabtu (5/8). Dan rencananya hari ini Minggu (6/8) pendaki gunung kerinci yang mengalami hipotermia pulang ke Jambi.

Kemarin keterangan Aprizal petugas Pos Jaga Gunung Kerinci mengatakan awalnya semuanya mengalami hipotermia, namun tiga orang yang sudah parah hingga harus dijemput.

Penyebab mereka kedinginan karena cuaca hujan dan agin kencang. Dia mengatakan para pendaki ini tak membawa tenda dan logistik saat di shelter II.

"Dio (mereka) dak punyo tenda di shelter II. Tenda dan logistik (bahan makanan) ditinggalnya di shelter I. Dio menuju shelter II. Pas angin kencang, hujan, cuaca tentu ekstrem, mereka kedinginan. Makonyo mereka sampai hipotermia," jelasnya.

Minggu (6/8/2017) pendaki gunung kerinci yang mengalami hipotermia pulang ke Jambi. (TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA)

Minggu (6/8/2017) pendaki gunung kerinci yang mengalami hipotermia pulang ke Jambi. (TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA)

"Dio dakdo bawa pemandu. Tapi memang salah seorang tamunya memang sudah pengalaman, sering daki," tambahnya.

Pihak TNKS dan KPA sampai di shelter II siang kemarin, langsung membimbing pendaki untuk turun, pulang menuju Kayu Aro.

"Sampai di sana kita langsung turun. jarak shelter II dari Pos jaga gunung kerinci sekitar 6 jam perjalanan. Pas kami tibo mereka mulai pulih, tigo cewek satu laki-laki yang memang dibantu jalan," katanya

Ditambahkan Sutriadi tour guide ke Gunung Kerinci yang ikut membantu evakuasi mengatakan sampai sekitar pukul 18.00 Wib pendaki sudah dibawa sampai di pintu rimba. Hingga me 8 pendaki dibawa menginap di rumah kawannya di leter w kecamatan gunung tujuh. "Alhamdulillah habis selesai evakuasi kawan pendaki dari Jambi 8 orang akibat hipo..kehujanan di trek shelter 1 ke 2. semuanya telah berhasil kami evakuasi dengan selamat," katanya.

Sebagai pemandu, Sutriadi alias Katet ini menghimbau untuk para pendaki kalau mau mengadakan pendakian harus benar-benar matang persiapannya.

"Perlengkapan, fisik dan mental dan manajemen pendakiannya harus bener2 disesuaikan dgn kondisi cuaca digunung kerinci di saat melakukan pendakian. Kalau memang cuaca tidak mengizinkan alangkah baiknya perjalanan jangan dilanjutkan/camp diri tenda dulu sebelum hujan," jelasnya

Selain itu para pendaki terlebih dahulu meminta info kepada petugas TNKS atau pendaki yang sudah berpengalaman tentang kondisi trek maupun cuaca di gunung kerinci. "Apalagi buat pendaki yg blum pernah naik gunung kerinci kami sarankan pakailah pemandu/porter lokal utk Krn gunung kerinci bukan gunung biasa, jangan dianggap sepele," tandasnya.(Tribun Jambi)
loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Sponsor Iklan

loading...