-->

Monday, 5 September 2016

ilustrasi

Jejakkaumkusam, - Cuaca ekstrim di Gunung Kerinci membuat sejumlah pendaki mengalami hipotermia atau kedinginan karena dampak penurunan suhu.

Sehingga para pendaki terpaksa turun dan sempat dievakuasi di Puskesmas Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro Barat.

Kejadian tersebut dialami tiga pendaki, yakni Heri Sadewo pendaki dari Kota Jambi bersama dua rekannya Fahreza Nasution dan Adre dari Medan mendaki gunung Kerinci.

Di tengah pendakian Heri bersama rekannya sempat bermalam. Namun cuaca ekstrim dengan suhu yang rendah, tepatnya diketinggan 2700 Mdpl membuat terserang hipotermia.

Keterangan dari Jeky Pendri, dari pecinta alam Kapahara Hamparan Rawang, Kota Sungaipenuh yang ikut membantu evakuasi mengakui ada tiga temannya mengalami hipotermia dan telah di evakuasi dengan bantuan pihak TNKS.

"Kami mendaki kepuncak Gunung yang tertinggi di Sumatera gagal, teman kami bertiga diserang hipotermia karena cuacanya ekstrim, terpaksa kami berhenti di shalter II," ungkapnya.

Dikatakannya penyelamatan ketiga pendaki diserang Hipotermia butuh waktu beberapa jam sampai kepintu masuk. Sejumlah pihak dari TNKS 2 orang, 3 dari KPA Jejak Kerinci dan 5 dari Kapahara Hamparan Rawang. "Sekarang ketiga teman saya sudah berada dirumah," sebutnya.


Halaman selanjutnya:      




Source: Tribun
loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Sponsor Iklan

loading...